Biometrik merupakan metode dasar identifikasi dengan menggunakan
karakteristik alami manusia sebagai basis utama, salah satunya sidik jari.
Teknologi biometrik memiliki beberapa kelebihan seperti tidak mudah hilang dan
tidak mudah rusak. Sistem pengenalan sidik jari bertujuan untuk
mengidentifikasi sidik jari seseorang. Kualitas sidik jari yang baik yaitu jika
memiliki kontras, dapat menggambarkan struktur pola bukit (ridge) dan lembah (valley)
(Salahuddin, et al. 2013), seperti pada gambar di bawah ini.
Gambar : Ridge dan valley dalam sidik jari
Karakteristik sidik jari
merupakan gabungan dari pola bukit (ridge)
dan lembah (valley). Bentuk dari
bukit dan lembah merupakan kombinasi dari faktor genetik dan faktor lingkungan.
DNA memberikan arah dalam pembentukan kulit ke janin, namun pembentukan sidik
jari pada kulit itu sendiri merupakan suatu kejadian acak (random). Inilah yang menjadi suatu
alasan mengapa setiap jari
seseorang memiliki sidik jari yang berbeda-beda dengan orang lain, bahkan pada
kembar identik.
Sifat-sifat yang dimiliki oleh sidik jari antara lain :
- Parennial nature, yaitu guratan-guratan pada sidik jari yang melekat pada kulit manusia seumur hidup.
- Immutability, yaitu sidik jari seseorang tidak pernah berubah, kecuali mendapatkan kecelakaan yang serius.
- Individuality, yaitu pola sidik jari adalah unik dan berbeda-beda untuk setiap orang.
0 komentar:
Posting Komentar